DFSK Glory 560 – Impresi Pertama

DFSK Motor Indonesia kembali memeriahkan pasar SUV di Indonesia dengan meluncurkan SUV terbarunya. Ialah DFSK Glory 560, adik dari Glory 580. Sesuai namanya yang lebih kecil dari kakaknya, Glory 560 diluncurkan untuk bertarung langsung dengan para pemain kelas Low SUV macam Toyota Rush, Daihatsu Terios, dan Honda BR-V.

Kali ini, kami berkesempatan untuk mengulasi dan memberikan impresi pertama terhadap Low SUV besutan DFSK Motor Indonesia ini. Seperti apakah ia? Mari kita kupas bersama.

  • Eksterior

Secara tampangnya Glory 560 ini memiliki desain yang terlihat ‘main aman’, dimana tidak ada lekukan-lekukan tidak biasa pada desainnya. Namun, justru hal tersebut membuat Glory 560 terlihat lebih maskulin dan berkarakter. Sayangnya, desain belakang dari Glory 560 nampak seperti meniru desain mobil dari pabrikan lain. Hal tersebut terasa mengganggu bagi kami.

Untuk pemilihan materialnya, ternyata Glory 560 memiliki material yang lebih baik dan refined ketimbang para rivalnya. Seperti panel bodinya, Glory 560 terasa lebih tebal dan kokoh. Selain itu, pemilihan plastik dari Glory 560 cukup solid dimana ia terlihat cukup mahal. Sesuatu yang menarik dari sebuah Low MPV asal Tiongkok.

  • Interior

Masuk ke dalam, nampak desainnya yang cukup unik, dimana kami merasa desain interior Glory 560 tampak seperti perpaduan antara Mazda CX-5 dan Hyundai Santa Fe. Sesuatu yang mengejutkan ialah, banyak sekali panel interior yang dilapisi bahan soft-touch. Oh ya, kesan elegan terpancarkan dari beberapa aksen piano black.

Sesuai dengan kelas Low SUV, Glory 560 memiliki konfigurasi jok sebanyak 3 baris atau 7 penumpang. Dibandingkan dengan para rivalnya, ketiga baris jok tersebut lebih enak diduduki. Bahkan kami merasa jok Glory 560 lebih enak dari sang kakak, Glory 580. Hal tersebut dikarenakan penggunaan bahan jok dan pelapisnya (kulit sintetis) yang lebih baik.

  • Kelegaan Kabin

Kemungkinan Aspek ini akan menjadi keunggulan dari Glory 560, karena apa yang diberikan olehnya sangat impresif. Karena ukurannya yang cukup besar yakni 4.515 mm x 1.815 mm x 1.735 (PxLxT), ruang kabin yang diberikan lebih lega daripada para rivalnya. Hal tersebut turut disumbangkan oleh panjang sliding baris keduanya yang cukup panjang, sehingga ruang kaki baris ketiga masih memadai.

Meski begitu, ruang kepala baris ketiga dari Glory 560 cukup rendah. Paling tidak, orang dengan tinggi 175 cm masih dapat duduk dengan nyaman. Masalah ruang bagasi, memang ia tidak terlalu impresif dibandingkan dengan para kompetitornya. Menurut kami, bagasinya cukup untuk ditaruh koper kecil sebanyak 2 buah. Oh ya, jok baris ketiganya dapat dilipat rata lantai untuk ruang bagasi lebih.

  • Fitur

Unit yang kami ulas ini masi berupa prototype (CBU Tiongkok), jadi kemungkinan besar akan ada perbedaan fitur dengan versi produksinya meski tidak banyak. Terdapat head unit monitor floating dengan konektivitas dan fitur kekinian yang dapat dioperasikan melalui steering switch, MID dengan fitur sederhana namun lengkap, dan smart entry yang terintegrasi dengan smart start/stop button.

AC-nya sudah mendapatkan fitur climate control dengan rear ventilation meski pengaturannya belum digital. Kalau di bagian luarnya, Glory 560 sudah mendapatkan LED DRL, sensor parkir 3 titik, kamera mundur, dan spion elektrik dengan pelipatan otomatis. Kenapa tidak full spec? Hal tersebut nantinya akan mengakibatkan banderolnya akan jatuh lebih mahal dari para rivalnya.

  • Fitur Keselamatan

Kalau fitur keselamatannya, Glory 560 memiliki fitur yang serupa seperti para rivalnya. Sebut saja seperti sistem pengereman ABS, EBD, dan BA. Kemudian fitur yang kini tengah hits seperti Traction Control dan Hill Start Assist. Seatbelt 3 titik untuk 7 penumpang dan jok ISOFIX juga sudah menjadi standar untuk Glory 560.

Tapi yang spesial ialah, Glory 560 menjadi satu-satunya Low SUV yang sudah menggunakan Electronic Parking Brake (EPB). Tak hanya itu, sistem pengeremannya sudah mendapatkan fitur 4 disc brake. Andai saja ia memiliki airbag sebanyak 6 buah, ia pasti akan menjadi pilihan menarik. Namun kenyataanya, Glory 560 hanya disematkan 2 buah airbag saja.

Untuk spek mesinnya, ia mirip seperti kakaknya. Glory 560 ditawarkan dengan 2 pilihan mesin, yakni SFG15T 1.5 Turbo dan SFG18 1.8 NA yang akan digabungkan dengan transmisi manual dan CVT. Karena tidak ada informasi lanjut, kami dapat berspekulasi kalau akan ada settingan berbeda antara Glory 560 dengan Glory 580 mengingat dimensi keduanya yang berbeda.

Dan berbicara soal harganya, memang pihak DFSK Motor Indonesia masih menutup rapat informasinya. Tapi kami mendapatkan klu, harga dari Glory 560 akan berada di bawah Glory 580 varian Comfort. Hal tersebut juga dikarenakan keinginan DFSK untuk mengejar segmen Low SUV yang kini tengah digandrungi masyarakat.

Menurut kami, apa yang ditawarkan Glory 560 sudah cukup baik dibandingkan dengan para rivalnya. Hanya tinggal menunggu rilis harga yang resmi saja, apakah ia akan memiliki pricing yang tepat untuk bisa berjaya di segmen Low SUV. Nah, bagaimana pendapat anda? (TCI)