Nissan All-New Versa 2020 : Perubahan Super Radikal!

Gambar diatas merupakan Nissan Versa generasi ketiga berkode N18, yang baru saja diluncurkan pada ajang Rock the Ocean’s Tortuga Music Festival, sebelum diluncurkan secara resmi pada New York International Auto Show 2019 mendatang.

Kalau anda tidak tahu-menahu tentang Nissan Versa, hal tersebut memang wajar. Ini dikarenakan Nissan Versa (Almera di beberapa negara) tidak dijual resmi untuk konsumen retail di Indonesia. Nissan hanya memasukkan Almera generasi kedua yang berkode N17 untuk armada taksi di Indonesia.

Nissan Versa generasi terbaru ini meggunakan basis platform CMF-B milik aliansi Renault-Nissan. Sasis yang sama juga dipakai di Nissan Micra (March) generasi terbaru. Makanya, sama seperti perubahan Nissan Micra lama ke model baru, berubahnya Nissan Versa terlihat cukup radikal.

Dari bagian depan saja, sudah terlihat bahwa Versa terbaru ini bentuknya cukup menyerupai March terbaru, meskipun tentunya tidak sama persis. Lampu depannya sudah mengadopsi LED multireflektor berbentuk bumerang (khas Nissan kekinian) yang bertemu dengan gril depan besar berbentuk V yang Nissan sebut sebagai bahasa desain V-Motion. Di bagian bawah, terlihat foglamp halogen yang berbentuk persegi. Cukup keren, dan jelas jauh lebih baik dan agresif dibandingkan pendahulunya yang membulat.

Beralih ke bagian samping, aura agresif yang dibawa oleh March terbaru juga bisa terlihat disini. Terlihat dari garis-garis bodinya yang cukup tegas dan mengesankan kesan mobil mewah. Jauh sekali dibandingkan pendahulunya yang kami rasa terlihat ‘maksa’. Terdapat aksen floating roof di pilar C yang membuat desainnya lebih unik dibandingkan mobil lain. Aksen floating roof ini juga bisa ditemukan di lineup Nissan lain seperti Altima dan Maxima.

Ke bagian belakang, Versa terbaru ini nampak terinspirasi dari kakaknya, yakni Altima. Terlihat lampu belakang yang kini memanjang hingga pintu bagasi dan tentu saja dengan bentuk bumerang. Bumper juga kini lebih agresif, dengan aksen hitam di bagian bawah macam diffuser. Overall, kami suka dengan bagian belakang dari Versa/Almera terbaru ini. Terlihat jauh lebih proporsional dan agresif dibandingkan pendahulunya yang kami rasa terlihat seperti March yang diberi buntut semata.

Sementara itu di bagian dalam, Versa terbaru memiliki dasbor yang benar-benar baru. Terlihat mirip dengan lineup Nissan kekinian seperti Kicks dan Micra terbaru. Bentuk dasbor ini dinamai ‘Gliding Wing’ oleh Nissan.

Di bagian tengah dasbor, terdapat head unit besar yang dilengkapi konektivitas Apple CarPlay dan Android Auto. Di atasnya terdapat kisi AC yang berbentuk trapesium yang menurut kami malah mirip dengan kepunyaan Datsun GO. Sementara di bawah head unit terdapat kontrol AC digital yang sekarang lebih pipih dan simpel, tidak seperti pendahulunya yang bentuknya bulatan besar. Terlihat juga bahwa sebagian dasbornya sudah dilapis bahan halus dengan jahitan berwarna oranye yang kontras dengan keseluruhan interiornya yang berwana hitam.

Selain itu, bentuk setirnya baru, yang mirip dengan lineup Nissan kekinian, dengan bentuk yang sporti dengan bagian bawah yang datar. Sementara di panel instrumen, terdapat jarum speedometer di sebelah kanan, dengan layar MID besar di sebelah kiri yang juga berfungsi sebagai takometer.

Di sisi fitur, Nissan menyematkan beberapa fitur seperti keyless entry dengan engine start stop button, AC climate control, jok dengan heater, dan Nissan Safety Shield 360 sebagai standar di semua tipe. Nissan Safety Shield 360 adalah fitur-fitur keselamatan advanced seperti Automatic Braking dengan deteksi pejalan kaki, Lane Departure Warning, Blind Spot Warning, Rear Cross Traffic Alert, dan lain-lain.

Untuk urusan performa, sayangnya Nissan masih setia dengan mesin yang dipakai di Versa generasi sebelumnya. Mesin yang digunakan berkode HR16DE berkapasitas 1600cc dengan tenaga 122 hp dan torsi 154 Nm. Mesin ini juga disandingkan dengan transmisi lama, 5 percepatan manual dan CVT. Sementara untuk Almera nantinya, diprediksi juga akan menggunakan mesin lama – 1500cc HR15DE yang juga digunakan di Juke dan March.

Bagaimana menurut anda? Pantaskah mobil ini masuk ke pasar Indonesia untuk bersaing dengan Toyota Vios dan Honda City yang saat ini pun sudah loyo penjualannya? Sampaikan pendapat kalian di komentar! (TCI)