Melihat Lebih Dekat Detail Renault Triber

Sesuai yang diberitakan sebelumnya, hari ini (19/06) Renault Triber diluncurkan resmi ke publik India. Secara resmi, ia menjadi MPV termungil yang dibuat oleh Renault. Lalu seperti apa detailnya?

Renault Triber memiliki panjang 3.990 mm, lebar 1.739 mm dan tinggi 1.643 mm. Ia berperawakan layaknya MPV mungil dengan beberapa aksen yang membuatnya terlihat seperti Crossover, seperti add-on over fender, ground clearance yang cukup tinggi (182 mm), dan tambahan roof-rail di atapnya. Di bagian depan, ia terlihat lebih kekinian dan tajam daripada Kwid. Hal tersebut ditunjukkan oleh desainnya yang lebih halus. Kesan kekiniannya ditampakkan oleh penggunaan headlamp halogen dengan projector dan LED DRL, yang sayangnya tidak dibarengi dengan foglamp. Dan ia tampak macho berkat minimnya penggunaan krom di depan.

Ke bagian sampingnya, memang desainnya cukup sederhana. Hanya saja, 2 detail ini membuat triber cukup eye-catching. Yang pertama adalah bentuk pilar C-nya yang cukup unik, dan yang kedua adalah bentuk atapnya yang menggembung di bagian tengahnya. Detailnya ialah Triber menggunakan add-on over fender, roof-rail dan velg alloy 14 inci dengan motif bintang. Di bagian belakangnya, ia memiliki desain yang cukup datar. Renault cukup membanggakan desain taillamp-nya yang menyerupai paruh elang. Tidak ada lagi yang ‘wah’ selain hadirnya wiper belakang dan defogger.

Masuk ke dalam, tampaknya Triber lebih well-built dibandingkan dengan Kwid. Hal tersebut tampak dari desainnya yang lebih modern dan minimalis, mengikuti desain renault kekinian. Dan karena ia merupakan sebuah MPV, ia dilengkapi dengan 3 baris kursi yang mampu diisi sampai 7 penumpang. Pasti banyak yang bertanya, apakah dengan dimensi dibawah 4 meter, rasa duduknya nyaman? Memang kami belum mencobanya, namun wheelbase yang panjang dan atap yang tinggi cukup menjamin kelegaan kabinnya. Oh ya, kursi baris ketiganya dapat dengan mudah dilepas apabila tidak digunakan.

Berbagai perlengkapan di dalamnya pun cukup unik. Sebut saja head unit MediaNAV berukuran 8 inci, speedometer semi digital, bahkan ventilasi AC untuk ketiga baris kursinya meski belum diketahui apakah AC tersebut double blower atau bukan. Kemudian ada ignition button, ABS+EBD, dan 4 buah airbag. Di kelasnya, Triber menjadi yang terlengkap.

Masalah dapur pacunya, Triber masih mengandalkan mesin yang sama dengan Kwid, yakni mesin 1.0L yang mampu menghasilkan tenaga 72 PS dan torsi 96 Nm. Tak hanya itu, transmisinya juga serupa dengan Kwid, yakni 5-speed manual dan 5-speed AMT. Meski begitu, ada rumor ia akan disematkan dapur pacu lain seperti mesin 1.2L dan transmisi CVT.

Meski belum diungkap terang-terangan, harga yang dipatok mulai dari yang termurah yakni 5.00 Lakh sampai yang termahal yakni 7.50 Lakh (102 Jutaan sampai 154 Jutaan). Cukup murah berkat insentif yang diberikan mengingat panjangnya yang tidak sampai 4 meter.

Jika hadir di Indonesia pada gelaran GIIAS nanti, Triber akan masuk dengan posisi diantara LCGC dengan City Car. Ia akan bersanding langsung dengan Toyota Calya, Daihatsu Sigra, sampai Datsun Cross sekalipun. Ekspektasi kami, ia akan memiliki spek yang lebih tinggi daripada versi India, seperti mesin 1.2L dan hadirnya pilihan transmisi CVT. Selain itu fiturnya tampak akan dilebihkan mengingat banyak rivalnya yang sudah memiliki fitur yang mumpuni.