Pecah Ban Saat Berkendara? Jangan Panik, Lakukan Hal Ini

Pecah ban adalah salah satu penyebab kecelakaan tertinggi di Indonesia, dimana biasanya disebabkan oleh banyak hal, mulai dari kualitas ban yang menurun, tekanan angin yang tak sesuai, hingga muatan barang yang melebihi kapasitas.

Sebenarnya masih banyak faktor yang membuat ban pecah, dan rata-rata disebabkam oleh kesalahan manusia (human error). Jika ban kendaraan anda pecah, ini yang harus anda lakukan

  1. Jangan mengerem, apalagi dilakukan secara mendadak

    Janganlah mengerem kendaraan anda ketika terjadi pecah ban. Gunakan engine brake secara perlahan sambil meminggirkan kendaraan anda ke tempat yang aman.

  2. Kontrol kendaraan anda

    Saat pecah ban, kendaraan akan cenderung tak stabil. Karena kendaraan kehilangan salah satu penumpunya. Maka dari itu, anda harus lebih mengontrol kendaraan anda sembari menepi ke tepi jalan.

  3. Tetap tenang

    Jangan panik! Kontrol emosi anda dan lakukan hal yang disebutkan di nomor 1 dan 2

  4. Nyalakan hazard dan pasang segitiga pengaman

    Jika anda sudah menepi ke tempat aman, nyalakan hazard. Pasang segitiga pengaman 200-400 meter dibelakang mobil anda. Letakan segitiga di tengah jalur tempat mobil anda berada, supaya pengendara disamping dan di belakang anda dapat menjaga jarak.

Insiden dapat terjadi kapan saja, dan dimana saja. Baik akibat human error atau hal tak terduga. Maka dari itu, tetap waspada dan berdoa ke Tuhan untuk memohon keselamatan dan kelancaran dalam perjalanan anda.