Wuling Almaz 7-Seater Segera Diperkenalkan, Hari Ini Soft Launching

Hari ini (11/07) yang bertepatan dengan ulang tahun kedua Wuling Motors Indonesia, SUV mereka yakni Almaz resmi mempunyai varian baru yang akan ditawarkan untuk masyarakat Indonesia.

Jika Februari lalu varian 5 seater-nya meluncur, kini giliran varian 7 seater-nya yang diperkenalkan, meski sifatnya masih soft launching. Barulah saat gelaran GIIAS 2019 nanti publik Indonesia dapat melihatnya secara langsung. Harganya pun baru akan diperkenalkan saat diluncurkan di GIIAS 2019 nanti.

Speedometer akan menyerupai milik MG Hector.

Untuk tipenya, Almaz 7 seater sampai saat ini masih belum diketahui. Namun desas-desus yang kami terima, akan terdapat 2 tipe yakni C dan L. Tipe L dikabarkan akan memiliki harga 10 – 20 Juta Rupiah lebih mahal daripada varian 5 seater, sedangkan tipe C akan memiliki harga 20 – 30 juta lebih murah dari tipe L. Artinya, tipe L akan berada di rentang harga 330 – 340 Juta Rupiah dan tipe C akan berada di 300 – 310 Juta Rupiah.

Untuk tipe L, ia akan memiliki fitur yang serupa dengan varian 5 seater, namun dengan beberapa tambahan. Yang pertama, tentunya baris ketiga yang mampu memuat 2 penumpang. Bersamaan dengan itu, Wuling menambahkan double blower untuk baris ketiga. Kemudian, jok baris keduanya kini mendapatkan reclining dan one touch tumble di sisi kanan.

Fitur head unit baru dengan WIND (Wuling Indonesian Command).

Tak berhenti sampai situ saja, ia mendapatkan panel instrumen sporti yang serupa dengan milik MG Hector. Dan yang paling menarik adalah, head unitnya kini dilengkapi dengan fitur WIND (Wuling Indonesian Command) yang merupakan fitur voice command. Sama seperti I-Smart yang ada pada MG Hector, WIND dapat melakukan pekerjaan dengan memberikan perintah via suara seperti membuka-menutup sunroof, memutarkan musik, dan menjalankan beberapa aplikasi lainnya.

Sedangkan di bagian luar, perbedaan hanya terjadi di bentuk difusser-nya, yang kini juga menyerupai MG Hector. Ya, kasarnya MG Hector meluncur juga di Indonesia, namun dengan beberapa pengurangan fitur. Oh ya, fitur seperti 6 airbags, rear defogger, lampu full LED, dual projector headlamp, power tailgate, dan beberapa lainnya masih belum masuk ke spek Indonesia. Sayang sekali.

Difusser baru yang lebih agresif, dengan knalpot asli yang menyembul.

Sedangkan untuk tipe C, perbedaannya dibandingkan dengan tipe L terdapat pada absennya cruise control, kamera 360, side airbag, dan panoramic sunroof. Baru itu saja perbedaan yang terdengar. Mungkin saja ada lagi yang dikurangi, atau malah ada beberapa yang ditambah.

Nah, bagaimana menurut anda? Apakah Almaz 7 seater ini cukup menggoda? Apakah ia worth? Lalu bagaimana tanggapan anda yang baru saja membeli varian 5 seater-nya? Silahkan tinggalkan komentar dibawah!