Mitsubishi Outlander PHEV, Penyelamat Saat Terjadi Mati Listrik

Baru-baru ini, dihebohkan dengan terjadinya pemadaman listrik serentak yang terjadi di beberapa daerah di Pulau Jawa. Tentunya dengan tiadanya pasokan listrik, beberapa kegiatan terutama yang menggunakan listrik akan terganggu dan mungkin dapat menyebabkan kerugian.

Namun, Mitsubishi Motors Indonesia telah menawarkan solusi agar listrik tetap terpasok saat pemadaman terjadi. Ya, kalau kelistrikan, apalagi kalau bukan Mitsubishi Outlander PHEV. Mobil yang dibanderol seharga Rp. 1,289 Miliar ini dapat dijadikan sebagai generator listrik.

Cara kerjanya cukup mudah. Mitsubishi sudah menyediakan stop-kontak tipe-F yang terdapat di bagian kanan bagasi. Pastikan kondisi baterai sudah dalam keadaan menyala (On), lalu anda tinggal hubungkan colokkan dengan stop kontak untuk menyalakan peralatan rumah.

Sayangnya, dari kapasitas baterai Outlander PHEV yang mencapai 13.800 Watt per jam (13.8 kWh), listrik yang bisa digunakan hanya sebesar 1.500 Watt saja dan akan berhenti bekerja apabila baterai tersisa 20% saja. Tentunya hal ini dikarenakan untuk menjaga adanya listrik di mobil.

Dengan begitu, pemilik Outlander PHEV bisa tetap menjaga pasokan listrik tetap berjalan selama 8 sampai 9 jam dengan pemakaian yang wajar. Nah, bagaimana menurut anda? Apakah teknologi yang disematkan Mitsubishi untuk Outlander PHEV ini efektif?