Ternyata Speedometer Tidak 100 Persen Akurat!

Apakah anda percaya dengan angka kecepatan yang tertera di speedometer? Jika ya, sayang sekali karena anda sudah tertipu dengan angka yang tertera tersebut. Ternyata, speedometer yang dipasang oleh pabrikan memang diatur tidak akurat.

Biasanya, pabrikan membuatnya tidak akurat dengan mengatur sekitar 5% hingga 10% lebih cepat dari kecepatan aslinya. Lho, kenapa begitu? Setiap keputusan yang diambil pasti ada alasannya. Begitu juga dengan pabrikan yang membuat speedometer tidak akurat. Pasti ada alasannya.

Lalu apa saja alasannya? Terdapat tiga alasan kuat mengapa speedometer dibuat tidak akurat atau melenceng. Berikut alasannya :

Membantu Menjaga Keselamatan

Photo : TVO

Meningkatkan kecepatan pada speedometer dibuat untuk alasan keamanan berkendara. Misalnya ketika anda berjalan di kecepatan 100 km/jam (di speedometer), sebenarnya anda berjalan hanya 90 km/jam saja. Sebab, apabila pengendara memacu kendaraannya terlalu kencang, ia secara refleks akan menurunkan kecepatannya supaya lebih aman.

Membantu Untuk Mematuhi Peraturan

Photo : WLRN

Di beberapa daerah terutama di luar negeri, terdapat peraturan lalu lintas yang mengatur kecepatan maksimal kendaraan. Speedometer dibuat lebih cepat dengan tujuan; apabila peraturan kecepatan maksimalnya 60 km/jam dan anda berjalan 60 km/jam (di speedometer), maka anda akan terbebas dari penilangan karena kecepatan anda hanya 50 km/jam saja.

Membantu Menghemat Bahan Bakar

Photo : Pinterest

Memacu kendaraan terlalu kencang dapat membuat konsumsi bahan bakar menjadi cukup boros. Sama dengan alasan di poin pertama, apabila pengendara memacu kendaraannya terlalu kencang, ia secara refleks akan menurunkan kecepatannya. Pada saat menurunkan kecepatan itulah, konsumsi bahan bakar terjaga kehematannya.

Jadi itulah alasan mengapa speedometer tidak 100% akurat. Nah, apabila anda sudah tahu ketidak-akuratan ini, jangan buat speedometer kendaraan anda menjadi akurat karena mengutamakan keamanan dan beberapa alasan diatas lebih penting dan harus diutamakan.