Daihatsu Terios Kid Siap Dilahirkan Kembali

Kesuksesan Suzuki Jimny di Jepang dan pasar global rupanya membuat merk-merk sebelah nampak gerah. Salah satunya ialah Daihatsu, yang mana mereka akan memanfaatkan momen inden panjang Suzuki Jimny untuk meluncurkan produk baru sebagai kompetitor Suzuki Jimny. Uniknya, Daihatsu menggunakan metode ‘reborn‘ pada mobil barunya ini.

Kalau sebelumnya mereka telah membangkitkan lagi nama Rocky untuk me-reborn-kan Daihatsu Terios (Be-Go), maka SUV baru Daihatsu ini akan me-reborn-kan lagi Terios Kid. Nah, sebelum ada yang bertanya, “Maksudnya apa? Daihatsu Terios dan Daihatsu Be-Go kan mobil sama beda nama, kok di-reborn-kan lagi?” Sebentar dulu, kami akan menjelaskannya.

Daihatsu Terios generasi pertama (yang kita kenal sebagai Daihatsu Taruna) dihadirkan dalam 2 opsi model di Jepang, yakni Terios biasa dan Terios Kid yang masuk kategori Kei-Car. Saat berlanjut ke generasi kedua, Terios biasa berganti nama menjadi Be-Go, dan Terios Kid tidak lagi diproduksi, alias terhenti di Terios generasi pertama saja.

Kembali ke topik awal, jadi Terios Kid akan dibangkitkan kembali untuk melawan hegemoni Suzuki Jimny. Hal ini kami temukan di website BestCarWeb Japan, dimana mereka mendapatkan informasinya langsung dari pejabat resmi Daihatsu. Paling lambat, debut Terios Kid ‘reborn‘ akan dilangsungkan pada Mei 2020 mendatang.

Agar sepadan dengan Suzuki Jimny, tentunya Terios Kid ‘reborn‘ akan dilengkapi sistem penggerak full-time 4WD dan ground clearance yang mencapai 200 mm. Bedanya ialah, Terios Kid ‘reborn‘ akan mengadopsi rangka monokok Daihatsu New Global Architecture (DNGA) seperti TanTo dan Rocky, kalau Suzuki Jimny masih menggunakan rangka ladder-frame.

Tentunya, karena Terios Kid masuk dalam kategori Kei-Car, otomatis versi ‘reborn’-nya juga akan masuk kategori serupa. Unit mesin akan disesuaikan dengan regulasi Kei-Car, yakni menggunakan kubikasi 660cc dengan bantuan turbocharger dan transmisi CVT. Dimensinya juga tidak akan melebihi regulasi Kei-Car (3.400 mm x 1.480 mm x 2.000 mm).

Lalu, bagaimana pendapat anda, apakah Terios Kid ‘reborn‘ ini terdengar menarik? Haruskah Daihatsu memasukannya ke Indonesia?