Honda Legend Dapatkan Honda Sensing Elite!

Dari kemarin, Honda di Indonesia sudah mengeluarkan 4 produk baru, dala jangka waktu kurang lebih 2 minggu. Pertama, mereka mengeluarkan Brio Urbanite Edition, CR-V Facelift dan Odyssey Facelift. Dan pada hari kemarin (3/3), mereka mengeluarkan pengganti Honda Jazz, yaitu Honda City Hatchback. Dan untuk CR-V dan Odyssey, mereka kini dibekali dengan Honda Sensing. Namun sepertinya, kita harus memakan nasi dengan garam dan meminum pil pahit, karena di Jepang, kini hadir Honda Sensing baru, yaitu Honda Sensing Elite.

Photo: Honda Motor Co. Ltd.

Dan dengan memperkenalkan Honda Sensing Elite, mereka juga memperkenalkan model terbaru dari sedan terbesarnya, yaitu Honda Legend. Atau jika anda sering tinggal di Amerika, anda pasti mengenalnya dengan Acura RLX. Karena memang sedan Honda satu ini tidak menggunakan desain gril Solid Wing Face, melainkan Diamond Pentagon a la Acura, serta Headlamp Projector Jewel Eye yang terlihat indah.

Selain desain bumper depan dan belakang yang sedikit beda, untuk dijadikan perumahan sistem radar dan LIDAR, ia tidak begitu terlihat berbeda dengan Honda Legend facelift yang sudah keluar sejak tahun 2018. Dan masuk ke interior pun tidak ada perbedaan yang begitu signifikan. Namun, masih ada perbedaannya.

Photo: Honda Motor Co. Ltd.

Apa saja perbedaannya? Selain iluminasi yang ada di stir untuk memperingati bahwa mobil dalam keadaan full autonomy, kini Honda Legend mendapatkan instrument cluster full digital! Selain itu, ada juga iluminasi cahaya di layar atas dengan fungsi yang serupa dengan iluminasi yang ada di stir.

Sekarang, kita terjun saja ke detail Honda Sensing Elite, serta cara kerjanya. Jika Honda Sensing terkomposisi dengan 1 monocular camera dan 1 milimeter radar wave, Honda Sensing Elite mempunyai komponen tersebut, ditambah dengan sistem LIDAR dan on-board camera untuk mengawasi pengemudi jika tidak fokus. LIDAR, atau Light Detection and Ranging, adalah sebuah teknologi peraba jarak jauh optik yang mengukur properti cahaya yang tersebar untuk menemukan jarak dan/atau informasi lain dari target yang jauh. Jadi, Honda memasang laser di bumper depan dan belakang. Terlihat, ada strip LED biru yang mengisi ruang foglamp dan di belakang dekat knalpot mobil.

Photo: Honda Motor Co. Ltd.

Dengan Honda Sensing Elite, Honda Legend kini mempunyai fitur Traffic Jam Function. Fitur tersebut bekerja ketika mobil sedang dikendarai dalam jalur, dan terjebak dalam kemacetan lalu lintas dalam kondisi tertentu. Di sini, sistem tersebut mengontrol akselerasi, pengereman, dan kemudi sambil memantau lingkungan kendaraan untuk pengemudi. Salah satu fitur keunggulan dari sistem Honda Sensing Elite adalah fitur hands-off, yang akan membantu dalam mengemudikan mobil saat driver melepaskan tangan dari stir saat fitur Adaptive Cruise Control mendeteksi mobil didepannya sedang melaju dalam kecepatan rendah dan mengikutinya. Satu fitur keunggulannya, yaitu Emergency Stop Assist, bekerja dengan memperingati pengemudi jika tidak menyadari keadaan, hazard dan klakson akan menyala dan mobil akan menepi ke bahu jalan (jika terdeteksi) dan berhenti.

Untuk harga sendiri, Honda Legend EX Honda Sensing Elite ini dijual dengan harga 11,000,000 yen, atau setara dengan Rp. 1,4M. Selain itu, ia juga ditawari dengan 6 warna eksterior, yaitu Majestic Black Pearl, Platinum White Pearl, Super Platinum Metallic, Premium Deep Rosso Pearl, Modern Steel Metallic dan Obsidian Blue Pearl, serta 3 warna interior, yaitu Premium Black, Deep Brown dan Sea Coast Ivory. Menurutmu, apakah Honda Prospect Motor perlu memasukan Legend dengan Honda Sensing Elite? Atau apakah cukup saja dengan memperkenalkan teknologi tersebut tanpa menampilkan produk?